Kami adalah santri dan selamanya santri

Belajar ngaji

Senin, 07 Maret 2016

Ayo Belajar

Assalamualaikum Wr. Wb.

TIGA BENTUK KEBERKAHAN HIDUP
Setiap orang tentu saja ingin memperoleh keberkahan. Secara harfiyah, berkah berarti an nama’waz ziyadah, yakni,’tumbuh dan bertambah’. Berarti berkah adalah kebaikan yang bersumber dari Allah yang ditetapkan terhadap sesuatu sebagaimana mestinya sehingga apa yan diperoleh dan dimiliki  akan selalu berkembang dan bertambah besar manfaat kebaikannya. Ini akan diberikan kepada orang yang beriman  dan bertakwa kepada-Nya,
”Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapiternyata mereka mendustakan (ayat-ayat kami), maka kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.”(al-A’raaf: 96)
Secara umum, keberkahan yang diberikan Allah kepada orang-orang yang beriman bisa kita bagi kedalam tiga bentuk berikut ini.
1. BERKAH DALAM KETURUNAN
Berkah dengan keturunan yakni dengan lahirnya generasi yang saleh. Generasi yang kuat imannya, luas ilmunya dan banyak amal salehnya. Allah berfirman,
”dan istrinya berdiri lalu dia tersenyum. Maka kami sampaikan kepadanya kabar gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan setelah Ishaq (akan lahir) Ya’qub. Dia (istrinya) berkata, sungguh ajaib, mungkinkah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua, dan suamiku ini sudah tua? Ini benar-benar sesuatu yang ajaib,.’ Mereka (para malaikat) berkata, mengapa engkau merasa heran antang ketetapan Allah? (itu adalah) rahmat dan berkah Allah, dicurahkan kepada kamu, wahai Ahlulnait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji, Maha Pengasih’”(Huud: 71-73)
2. BERKAH DALAM MAKANAN
Makanan yang halal dan thayyib merupakan suatu keberkahan, ibnu katsir menjelaskan bahwa keberkahan dari langit dan bumi sebagaimana yang disebutkan dalam firman surah al-A’raaf: 96 diatas adalah rezeki yang diantara rezeki itu adalah makanan. Allah swt., Allah berfirman,
”dan makanan apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, danbertakwalah kepada Allah yang kam beriman kepada-Nya.”(al-Maa’idah: 88)
3. BERKAH DALAM WAKTU
Waktu yang cukup tersedia dan dimanfaatkannya untuk kebaikan, merupakan suatu keberkahan yang menghindarkannya dari kerugian. Allah berfirman,
”Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”(al-Ashr: 1-3)
Untuk memperoleh keberkahan, kuncinya ada dua yaitu sebagai berikut.
1. Iman dan Takwa yang Benar
Di dalam ayat di atas, sudah dikemukakan bahwa Allah akan menganugrahkan keberkahan kepada hamba-hambanya yang beriman dan bertakwa kepada-Nya. Karena itu ditekankan betul untuk mengokohkan takwa, Allah swt. Berfirman,
”wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”(ali-imran :102)
2. Berpedoman kepada Al-Qur’an
Al-Qur’an merupakan sumber keberkahan sehingga apabila kita menjalankan pesan-pesan Al-Quran dan berpedoman kepada-Nya niscayakita akan memperoleh keberkahan dari Allah swt. Allah berfirman,

”dan ini (Al-Qur’an) adalah suatu peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka apakah kamu mengingkarinya?”(al-Anbiyaa’:50, lihat juga Shaad: 29, al-An’aam: 115)